MUSKERWIL I PW NASYIAH SUMUT BERJALAN LANCAR

<a href="index.php?option=com_content&task=view&id=54&Itemid=1" class="contentpagetitle">
						MUSKERWIL I PW NASYIAH SUMUT BERJALAN LANCAR</a>

class=”contentpaneopen”>

Hotel Sahid Medan menjadi saksi terlaksananya MUSKERWIL I PW Nasyiah Sumut dibawah pimpinan Rahmawati Tanjung S.Sos yang terlaksana pada Kamis-Jumat 22-23 Maret 2007 yang dibuka oleh Bapanda PWM Sumut Drs. H. Dalail Ahmad, serta dihadiri Ibunda PWA Dra. Hj. Salmi Abbas, MH dan pengurus, Gubernur Sumut diwakili Ka Binsos Bapak Daudsyah, Kakanda Alumni Nasyiah Sumut, ketua DPD KNPI sumut, ketua Ortom se-Sumut, ketua OKP se-Sumut dan seluruh anggota NAsyiah se-Sumut Adapun peserta Muskerwil I ini berjumlah 76 orang dari 17 daerah yang terdiri dari : Anggota Pimpinan Wilayah Nasyiah Sumatera Utara, Ketua, Sekretaris dan Satu anggota Pimpinan Daerah Seluruh Sumatera Utara, serta wakil-wakil daerah yang diambil dari cabang dengan ketentuan 3 (tiga) cabang diwakili dengan 1 (satu) orang. Begitu banyak kebijakan yang diambil dan diputuskan bagi kelangsungan dan kebaikan Nasyiah Sumut kedepan, diantaranya sosialisasi 1000 ranting yang merupakan hasil TANWIR I PP NASYIAH di Banten beberapa waktu lalu serta penyelesaian masalah ditingkat daerah se-Sumut yang akhirnya dapat diselesaikan dengan baik dan benar.

Belum ada komentar
Selengkapnya…

 


PC NASYIAH TELADAN I �BERIKAN KAMI ANAK IBU�

    Berikan kami anak ibu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!. Teriakan ini semakin keras disuarakan oleh PC nasyiah Teladan I saat pengajian rutin seluruh PR se cabang Teladan I pada sabtu 12 Mei 2007 diMesjid taqwa Garu I kepada ibunda PCA dan PCM Teladan I

    Bukanya kami tidak mampu menjaga teman nasyiah di teladan I tapi kemana suara ibunda kami dalam mengajak anak-anaknya untuk bergabung dan berbuat bersama kami, Kata Mukhsitin sebagai ketua I PC Nasyiah teladan I Medan

    Tangis bersama derasnya air mata mewarnai pengajian kali ini, rasa haru dan marah bercampur jadi satu saat forum diskusi digelar, BERJUANG ITU PERLU PENGORBANAN ANANDA, kata ibunda PCA

    Bersama arahan dan penjelasan ibunda PCA dan bapanda PCM maka suasana mencair dan akhirnya diperoleh solusi dan jalan keluar yang semoga menjadi pencerahan buat kebangkitan PC Nasyiah Teladan I kedepan ( BRAVO……….. TELADAN I)

Belum ada komentar

 


NASYIAH �BADAI PASTI BERLALU�

    Pengelola “Warung Nasyiah” PC Nasyiah Kampong Dadap, melaksanakan refresing ke SEMBAHE tempat pemandian aliran sungai di daerah pancur batu Kab kabanjahe pada Kamis 17 Mei 2007 (Ngapain ya).

    Setelah melalui runtutan kejadian dari yang menggembirakan sampai duka melanda warung kesayangannya, maka ketua pengelola warung Hendriyani mengajak rekan-rekan Pengelola lainnya untuk refres dan introsperksi diri masing-masing dalam rencana kedepan buat warung dan nasyiah kedepan.

    Menurut Sudi ketua PC Nasyiah, restu dan doa semua orang sangat kami butuhkan untuk kelangsungan warung dan nasyiah ini (SABAR YA KETUA…… BADAI PASTI BERLALU)

Belum ada komentar

 


CONGRATULATION DAN TURUT DUKA CITA “WARUNG NASYIAH”

    Pelataran parkir Islamic Center di Jalan Mustafa Glugur darat Medan, menjadi saksi atas peresmian “Warung Nasyiah” PC Nasyiah kampung Dadap pada tanggal 24 April 2007, dihadiri PCA dan PCM serta seluruh anggota Nasyiah

    Bersamaan peresmian ini PC Nasyiah Kampung dadap menarik peminat makanan  warung yang akan mampir dengan suguhan khas “ES LENGKONG” bersama dengan hidangan sarapan dan makan siang yang menggugah hari untuk mencicipi.

Ada 1 komentar
Selengkapnya…

 


POTONG KUE ULANG TAHUN NASYIAH KE-76 DI MEDAN

28 Perwakilan Cabang Nasyiah sekota Medan dan Ikatan Alumni DANA kota Medan menghadiri perayaan Milad Nasyiah ke-76 serta support dengan hadirnya PW Nasyiah Sumut, PDA dan PDM Kota Medan seperti yang disampaikan oleh ketua PDNA Kota Medan Dra. Juliani pada hari Minggu 20 Mei 2007

Belum ada komentar
Selengkapnya…

 


Bagikan Artikel:
WhatsApp Facebook X / Twitter
Artikel Sebelumnya
Tantangan Nasyiah dalam Menjawab Persoalan Umat
Artikel Selanjutnya
CONGRATULATION DAN TURUT DUKA CITA “WARUNG NASYIAH”