Asrorun Ni’am: Kepemimpinan Perempuan Muda Harus Hadir di Ruang Publik dan Domestik

NASYIAH.OR.ID, SERANG — Kepemimpinan perempuan muda bukan sekadar wacana simbolis atau pelengkap kuota, melainkan tuntutan nyata dalam pembangunan peradaban bangsa yang adil, demokratis, dan berkemajuan. Hal tersebut ditegaskan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Prof. Dr. Asrorun Ni’am Sholeh, saat hadir sebagai narasumber kunci pada agenda Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah di Serang, Banten.
Prof. Ni’am menekankan bahwa kader perempuan muda Islam harus memiliki keberanian tampil di ruang publik guna mempengaruhi arah kebijakan sosial, hukum, dan ekonomi, tanpa sedikit pun mengabaikan ketahanan dan kehangatan di ruang domestik keluarga.
“Kepemimpinan sejati adalah kemampuan menghadirkan kemaslahatan di mana pun kita berada. Nasyiatul Aisyiyah telah membuktikan bahwa kiprah perempuan muda berkemajuan dapat menjadi perekat persatuan nasional dan solusi bagi persoalan keumatan yang multidimensional,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mendorong agar kader Nasyiah terus mengasah kompetensi kepemimpinan transformatif melalui penguasaan teknologi, riset kebijakan publik, serta jaringan komunikasi lintas generasi. Kemenpora siap mendukung program-program kepemudaan Nasyiah dalam melahirkan bibit-bibit pemimpin perempuan yang berintegritas tinggi dan berakhlak karimah.