Musyawarah Wilayah PWNA Aceh

Musywil Aceh

Banda Aceh. Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Aceh akhirnya  menyelenggarakan Musywil XII bertepatan dengan tanggal 6-8 Desember 2013 di Hotel Grand Aceh, jalan Mr. Muhammad Hasan, Batoh, Banda Aceh. Musyawarah wilayah ini dihadiri oleh Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah yang diwakili oleh Yunda Ulfah Mawardi, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Aceh, serta ortom Muhammadiyah lainnya dan anggota perwakilan Nasyiatul Aisyiyah Daerah dan Cabang dari seluruh Aceh.

Musywil yang bertema “Penguatan Peran Kader Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah dalam Mewujudkan Kualitas Perempuan dan Anak Aceh” ini dibuka langsung oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Bapak Prof. DR. Alyasa’ Abubakar, MA.Dengan terlaksananya Musywil ini diharapkan munculnya kembali ghirah dakwah amar ma’ruf nahi munkar, menggerakkan kembali RAMAH Anak dan perempuan sebagaimana amanat Muktamar Nasyiatul Aisyiyah XII di Lampung. Juga bisa melanjutkan estafet kepemimpinan di PWNA Aceh yang lebih baik dan tertib administrasi.IMG_0023

Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah yang diwakili oleh sekretaris Yunda Ulfah Mawardi menyampaikan dalam pidato pembukaannya bahwa Musyawarah Wilayah dengan segala agenda yang tercakup di dalamnya mencerminkan adanya kesinambungan kaderisasi dan program. Hal ini sangat penting bagi progresifitas dan kemajuan gerak Nasyiatul Aisyiyah.

Disampaikan juga titik relevansi dan urgensi gerakan Nasyiatul Aisyiyah di tengah-tengah masyarakat adalah menggiatkan perbaikan secara terus-menerus, melawan segala kemunkaran sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.

IMG_0026Kebijakan Nasyiatul Aisyiyah pada periode 2012-2016 yang diarahkan pada: “Pendidikan profetik untuk mensinergikan sumber daya advokasi bagi perempuan dan anak”. Nilai-nilai profetik berupa humanisasi, liberasi dan transedensi diambil karena Nasyiatul Aisyiyah adalah gerakan kritik sosial khususnya ketidakadilan dan ketimpangan sosial dengan memakai kaca mata nilai-nilai Islam yang diajarkan Rasulullah dan berupaya mencari solusi bersama bagi berbagai masalah sosial khususnya berkaitan dengan dunia anak dan perempuan. Pendidikan adalah strategi dalam implementasi nilai-nilai tersebut untuk mensinergikan segenap sumber daya bagi aksi advokasi perempuan dan anak sebagai fokus gerakan. Semangat Musywil ini juga memicu para kader Nasyiah di daerah untuk kembali menggerakkan roda organisasi. Ada beberapa daerah yang sebelumnya aktif sempat vakum karena beberapa kendala.

Hadir di Musywil XII kali ini 11 perwakilan daerah dari PDNA, yaitu, PDNA Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Aceh Barat, Simeulue, Kota Banda Aceh, Aceh Pidie, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Bener Meriah, Bireun, dan Nagan Raya. Dari daerah-daerah tersebut beberapa sudah berhasil dengan baik merealisasikan berbagaimacam program kerja dan sebagian lain masih dalam tahap pelaksanaan.

Musyawarah Wilayah XII PWNA Aceh berhasil memilih 9 orang formatur yaitu, Syarifah Aini, Syarifah Mutia Septiyani, Sisdarlena, Aslinar, Uceu Melawati, Endah Nuri Agustasari, Linda Handayani dan Hernawati. Formatur sepakat memilih Syarifah Aini menjadi ketua umum Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah periode 2012-2016.

Periode kali ini diharapkan bisa melanjutkan estafet kepemimpinan dengan melakukan perbaikan terus menerus dan mampu menjalankan amanah dengan baik. Menyusun dan merealisasikan program-program unggulan dan mampu bersinergi dengan seluruh pihak-pihak yang mengusung isu ramah perempuan dan anak. Menjadi apa yang dicita-citakan yakni terbentuknya putri Islam yang berarti bagi kelurga, bangsa dan agama menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.(SA)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply






Departemen Kominmas Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah-2013-


Bagikan Artikel:
WhatsApp Facebook X / Twitter
Artikel Sebelumnya
PP ‘Aisyiyah Tutup Tanwir I Nasyiatul Aisyiyah
Artikel Selanjutnya
Maklumat Nasyiatul Aisyiyah Tentang Pemilihan Presiden 2014