TOT MUBALLIGHAT NASYIATUL ‘AISYIYAH REGIONAL I SUMATERA

Palembang, – Untuk mencetak trainer-trainer pelatihan Muballighat Nasyiatul Aisyiyah yang mempunyai kemampuan, PWNA Sumatera Selatan menyelenggarakan TOT Muballighat Nasyiatul ‘Aisyiyah Regional I Sumatera, pada hari Kamis-Sabtu (19-21 Februari 2015) di Palembang, Jl. A. Yani Komplek UMP Kelurahan 13 Ulu Palembang. Kegiatan PMNA I dihadiri oleh 15 orang dan PMNA II 22 Orang peserta.
Kegiatan ini bersamaan dengan MPK PPM dimulai dengan “Dialog Ideiopolitor Pimpinan Muhammadiyah Angkatan V” Pembukan dan pidato kunci diwakili oleh Prof., Dr. Yunahar Ilyas, Lc., M.Ag. beliau mengajak “Seluruh hadirin untuk terus berdakwah, dakwah Muhammadiyah itu dakwah ‘ilal Islam yaitu dakwah supaya umat masuk dan tertarik kepada Islam, bukan dakwah ‘alal Islam yaitu membuat umat lari dari Islam. karena Muhammadiyah tidak tergantung kepada orang, tapi tergantung kepada sistem, jadi sistem yang harus diperkuat. kemudian beliau juga memotivasi para perserta pelatihan Muballighat, Jadilah Muballighat yang berkualitas yang tidak sekedar rupa dan lucu saja sehingga menjadi terkenal.”
Selain itu Prof. Dr. H. M. Din Syamsuddin berkenan memberikan pidato di forum Idiopolitor Mengajak “Warga Muhammadiyah untuk memperkuat keimanan, terus bekerja, ikhlas, muhsin dan bersemangat untuk berjihad di jalan Allah SWT. serta mengajak untuk mewaspadai dampak negatif era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Indonesia harus kuat, bukan untuk menjadi tamu di rumah sendiri, jadi semua tantangan dan ancaman harus dirubah menjadi peluang.”
Prof., Dr. Yunahar Ilyas, Lc., M.Ag. juga berkenan untuk memberikan materi Manhaj Muhammadiyah Menyikapi Pemikiran Kontemporer, Aliran Sesat dan Pemurtadan. beliau mengatakan bahwa ” Intinya Muhammadiyah harus aktif membendung berbagai ancaman aliran sesat, pemikiran kontemporer dan Pemurtadan. Pengkajian merupakan tolak ukur keberadaan Muhammadiyah di suatu daerah.” Peserta begitu antusias dengan materi ini,berkesampatan curhat tentang berbagai permasalahan di daerah terutama berkaitan denngan gerakan misionaris.
Menurut Azizah Herawati (Departemen Dakwah PPNA) Pelatihan ini terbagi dua kelas, yakni PMNA I peserta dari PDNA se- Sumsel dan PMNA II peserta dari utusan PWNA dan PWA se-Sumatera. Peserta begitu bersemangat dalam mengikuti tahapan teori maupun praktek di lapangan, ujarnya. (Nina)
You can leave a response, or trackback from your own site.



