Buka Tanwir III Nasyiatul Aisyiyah, Agung Danarto Ajak Kader Untuk Perkuat Organisasi, Pengaderan, dan Komitmen Kebangsaan

Buka Tanwir III Nasyiatul Aisyiyah, Agung Danarto Ajak Kader Untuk Perkuat Organisasi, Pengaderan, dan Komitmen Kebangsaan

NASYIAH.OR.ID, SURAKARTA — Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., secara resmi membuka Musyawarah Tanwir III Nasyiatul Aisyiyah yang menjadi agenda permusyawaratan tertinggi menjelang pembukaan Muktamar ke-15 di Surakarta.

Pembukaan Tanwir III dihadiri oleh jajaran Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, pimpinan organisasi otonom tingkat pusat di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah, serta utusan resmi Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah dari 34 provinsi di seluruh penjuru Indonesia.

Dalam amanat kebangsaan dan arahannya, Agung Danarto menegaskan tiga pilar utama yang wajib dirawat dan diperkokoh oleh seluruh jajaran pimpinan dan kader Nasyiatul Aisyiyah:

  • Penguatan Ideologi dan Tata Kelola Kelembagaan: Menjaga kemurnian niat berkhidmat lillahi ta’ala, tertib administrasi persyarikatan berbasis teknologi digital, dan penguatan kemandirian tata kelola organisasi di semua lini kepemimpinan.
  • Perkaderan Berkelanjutan dan Masif: Memastikan jalur kaderisasi formal seperti Darul Arqam Dasar (DAD), Darul Arqam Madya (DAM), dan Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) berjalan dinamis guna membentengi kader muda dari pengaruh apatisme sosial dan pragmatisme sempit.
  • Penegasan Komitmen Kebangsaan dan Kemanusiaan: Kader Nasyiah dituntut untuk selalu responsif terhadap persoalan riil keumatan, seperti advokasi hak-hak pekerja perempuan, penurunan angka stunting nasional, serta pengawalan kebijakan publik yang berpihak pada martabat kemanusiaan.

“Nasyiatul Aisyiyah adalah aset berharga persyarikatan dan rahim lahirnya pemimpin masa depan bangsa. Kader Nasyiah harus berani mengambil peran solutif di ruang-ruang publik tanpa sedikit pun meninggalkan kehangatan pengasuhan di ruang domestik,” pesan Agung Danarto.

Agenda Tanwir III dilanjutkan dengan pengesahan agenda sidang pleno, penetapan tata tertib Muktamar ke-15, serta pemilihan dan penetapan 39 nama Calon Tetap Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026–2030.

Bagikan Artikel: