Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Resmi Dibuka, Teguhkan Komitmen Perempuan Muda Berkemajuan

Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Resmi Dibuka, Teguhkan Komitmen Perempuan Muda Berkemajuan

NASYIAH.OR.ID, SURAKARTA — Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah secara resmi dibuka dengan megah dan khidmat di Surakarta. Pembukaan akbar ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan lembaga negara, serta ribuan kader perempuan muda dari Sabang sampai Merauke.

Dengan mengusung tema agung “Meneguhkan Komitmen Perempuan Muda Berkemajuan untuk Kedaulatan Bangsa”, Muktamar ke-15 menjadi momentum konsolidasi gagasan strategis organisasi dalam merespons tantangan global, disrupsi kecerdasan buatan, krisis iklim, serta ketahanan keluarga muda di Indonesia.

Acara pembukaan diawali dengan pawai ta’aruf yang semarak, persembahan tarian kebudayaan nusantara oleh kader-kader muda Nasyiah, serta lantunan khidmat lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Nasyiatul Aisyiyah Simbol Padi. Suasana penuh semangat persaudaraan dan kebanggaan terpancar dari seluruh muktamirat yang memenuhi arena muktamar.

Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2022–2026, Ariati Dina Puspitasari, dalam pidato iftitahnya menegaskan bahwa Nasyiatul Aisyiyah bukan sekadar organisasi kepemudaan biasa, melainkan rahim perkaderan intelektual dan moral bagi perempuan muda Islam di Indonesia.

“Kedaulatan bangsa bermula dari kedaulatan keluarga. Perempuan muda berkemajuan harus memiliki kecerdasan intelektual, kemandirian ekonomi, dan keteguhan spiritual agar mampu melahirkan generasi penerus yang berakhlak mulia dan bebas dari stunting maupun kebodohan,” ungkap Ariati.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam amanat resminya mengapresiasi kontribusi konsisten Nasyiatul Aisyiyah yang terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program nyata, seperti Pos Pelayanan Remaja Sehat (PASHMINA), penguatan ekonomi melalui BUANA, serta advokasi perlindungan anak. Muhammadiyah berharap Muktamar ke-15 ini menghasilkan keputusan-keputusan transformatif yang semakin memperkokoh kiprah Nasyiah di pentas internasional.

Bagikan Artikel: